Dengan kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi, alat-alat konstruksi pada saat ini sudah semakin canggih. Dalam kesempatan ini akan diuraikan mengenai suatu alat konstruksi yaitu Tower Crane.
Tower crane merupakan alat crane yang digunakan untuk mengangkat atau memindahkan material dan peralatan yang sangat efisien. Pada prinsipnya tower crane memiliki mekanisme gerakan yang cukup lengkap, yakni : kemampuan mengangkat muatan (lifting), menggeser (trolleying), menahannya tetap di atas bila diperlukan dan membawa muatan ke tempat yang ditentukan (slewing dan mobilisasi /travelling).
Berdasarkan tipenya, tower crane dibagi berdasarkan cara crane tersebut berdiri, yakni :
1. Tower crane berdiri bebas (free standing crane)
2. Tower crane berdiri di atas rel (rail mounted crane)
3. Tower crane yang ditambatkan pada bangunan (tied-in tower crane)

Gambar Tower Crane

Jenis crane :

  1. Crane galagar
  2. Crane kolom putar
  3. Crane putar
  4. Crane portal
  5. Crane menara (tower)
  6. Crane kabel
  7. Mobile crane

Alat berat ini berbentuk menara dengan lengan memanjang yang dapat berputar 360 derajat. Lengan tower crane ini dilengkapi dengan katrol yang dapat bergerak sejajar dan memiliki panjang sepanjang lengan tower crane. Katrol tersebut memiliki kait pada ujung kabel pengangkat.

Untuk kapasitas tower crane tergantung beberapa faktor. Jika material yang diangkut oleh crane melebihi kapasitasnya, maka akan terjadi jungkir.

  • Kekuatan angin terhadap alat
  • Ayunan beban pada saat dipindahkan
  • Kecepatan pemindahan material
  • Pengereman mesin dalam pergerakannya

Berat maksimum yang dapat diangkut oleh tower crane adalah sebesar 2 ton. Berat maksimal ini hanya dapat dipikul pada pertengahan lengan tower crane. Beban maksimal yang dapat diangkut pada ujung lengan hanya diperbolehkan berkisar antara 1 – 1,5 ton.

bagian-bagian Tower Crane